img

UNWIM Hadir dalam FGD Pengelolaan Persampahan Jatinangor

rezki 10-07-2024

Sumedang, Jawa Barat - Fakultas Teknik Perencanaan dan Arsitektur (FTPA) Universitas Winaya Mukti (UNWIM) turut hadir dalam Forum Group Discussion (FGD) Pengelolaan Persampahan di Kawasan Perkotaan Jatinangor yang diselenggarakan pada Rabu, 10 Juli 2024. FGD ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Kawasan Perkotaan Jatinangor, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas.

UNWIM diwakili oleh Dekan FTPA Ibu Yuliaty Heliana Pangow, S.T., M.T., dan Kaprodi Teknik Lingkungan Ibu Santi Prihastuti, S.Si, M.T. Acara ini dibuka oleh Sekda Kabupaten Sumedang dan diisi oleh berbagai pemateri yang kompeten di bidangnya, Dr. Ir Mochammad Caherul St, M.T. yang membawakan tema "Pemanfaatan Sampah", Perwakilan dari IKOPIN dengan tema "Pengelolaan Sampah di IKOPIN", Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang membahas "Timbulan Sampah, Pengelolaan Persampahan, Sarana dan Prasarana, serta Kondisi dan Peran Masyarakat", dan Kelompok Peduli Sampah Jatinangor yang menyampaikan tema "Aktivitas yang Sudah Dilaksanakan".

FGD ini menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan merumuskan strategi yang efektif dalam pengelolaan sampah di Kawasan Perkotaan Jatinangor. UNWIM, melalui FTPA, berkomitmen untuk berkontribusi dalam mewujudkan kawasan perkotaan yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Beberapa poin penting dari FGD:

  • Pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
  • Perlunya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas dalam menangani masalah sampah.
  • Perlu dilakukan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang tepat.
  • Perlu dikembangkan teknologi dan inovasi baru dalam pengelolaan sampah.

Harapannya, hasil diskusi ini dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah yang lebih efektif dan efisien dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama di wilayah Jatinangor.